t;
Selasa, 07 Maret 2017
Selasa, Maret 07, 2017
Unknown
Bahtsul Masail, Dalil Amaliyah, Ubudiyah
t;
Selasa, Maret 07, 2017
Unknown
Ke-BANSER-an
- Fungsi Kaderisasi BANSER merupakan perangkat organisasi Gerakan Pemuda Ansor sebagai kader terlath untuk pengembangan kaderisasi dilingkungan Gerakan Pemuda Ansor.
- Fungsi Dinamisator BANSER merl.lpakan perangkat organisasi Gerakan Pemuda Ansor yang berfungsi sebagai pelopor penggerak program-program Gerakan Pemuda Ansor.
- Fungsi Stabilisator BANSER merupakan perangkat organisasi Gerakan Pemuda Ansor yang berfungsi sebagai pengaman program-program sosial kemasyarakatan Gerakan Pemuda Ansor.
- Fungsi Katalisator BANSER merupakan perangkat organisasi Gerakan Pemuda Ansor yang berfungsi sebagai erekat hubungan silaturrohmi dan menumbuhkan rasa solidaritas sesama anggota Banser, anggota Gerakan Pemuda Ansor dan masyarakat.
- Merencanakan, mempersiapkan dan mengamalkan cita-cita pejuangan Gerakan Pemuda Ansor serta menyelamatkan dan mengembangkan hasil-hasil perjuangan yang telah di capai.
- Melaksanakan program sosial kemasyarakatan dan program pembangunan yang berbentuk rintsan dan partsipasi.
- Membantu terselenggaranya keamanan dan ketertban di lingkungan Gerakan Pemuda Ansor dan lingkungan sekitarnya.
- Menumbuhkan terwujudnya semangat pengabdian, kebersamaan, solidaritas dan silaturrohim sesama anggota Banser dan anggota Gerakan Pemuda Ansor.
- Menjaga, memelihara dan menjamin kelangsungan hidup dan kejayaan Gerakan Pemuda Ansor khususnya dan NU umumnya
- Berpartsipasi aktf melakukan pengamanan dan ketertban terhadap kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Banser, Gerakan Pemuda Ansor, Jam’iyah Nahdlatul Ulama dan Badan Otonom Nahdlatul Ulama lainnya.
- Bersama dengan kekuatan Bangsa yang lain untuk tetap menjaga dan menjamin keutuhan bangsa dari segala ancaman, hambatan, gangguan dan tantangan.
- Berdasarkan Keputusan Konferensi Besar XVIII Gerakan Pemuda Ansor Tahun 2012 Nomor : 18/KONBES-XVIII/VI/2012
Senin, 06 Maret 2017
Diriwayatkan bahwa setelah Nabi Dawud a.s. menyaksikan sendiri betapa hebat dan dahsyat balasan cinta Allah SWT kepada para wali-wali-Nya—para pecinta Allah merindukan perjumpaan dengan-Nya—beliau pun bertanya, “Wahai Tuhanku, dengan apa mereka memperoleh anugerah ini dari-Mu?
Allah SWT menjawab, “Dengan berbaik sangka, mencegah diri dari dunia dan penghuninya, mengasingkan diri bersama-Ku dan munajat mereka kepada-Ku. Ini adalah peringkat yang tidak mudah dicapai oleh siapa pun kecuali orang yang bersungguh-sungguh menutup mata terhadap dunia dan penghuninya, juga sedikit pun tidak disibukkan olehnya, bahkan tidak terlintas dalam ingatannya.
Ia mengosongkan dirinya hanya untuk-Ku dan hanya memilih-Ku di antara seluruh makhluk-Ku.
Ketika itulah Aku bersimpati kepadanya. Aku kosongkan jiwanya dan Aku singkapkan tirai antara Aku dengannya hingga ia melihat-Ku sebagaimana mata melihat sesuatu.
Aku perlihatkan kepadanya kemuliaan-Ku setiap waktu. Aku dekatkan dia pada cahaya ‘wajah’-Ku. Jika ia jatuh sakit, maka Akulah yang merawat dan mengobatinya, persis seperti seorang ibu yang penuh kasih merawat anaknya. Jika ia haus, maka Aku memberikan minum dan Aku cicikan padanya kelezatan mengingat-Ku.
Aku berbuat begitu kepadanya, maka ia buta akan dunia dan seluruh penghuninya. Aku jadikan ia tidak berselera kepadanya. Ia pun tidak susah-payah sibuk dengan-Ku. Lalu, ia pun ingin cepat-cepat mendatangi-Ku.
Aku tak ingin cepat-cepat mencabut nyawanya, sebab ia tidak melihat apa pun selain Aku. Hal yang sama pun terjadi pada-Ku. Aku tak melihat selain darinya. Jika Aku melihatnya, maka melelehlah dirinya, kuruslah badanya, dan berhamburlah organ-organ tubuhnya.
Ketika ia mendengar Aku menyebutnya, kalbunya langsung tercerabut.
Aku banggakan ia pada malaikat-malaikat-Ku dan para penghuni langit-Ku. Lalu, rasa takut dan ibadahnya pada-Ku pun semakin bertambah. Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, sungguh Aku akan dudukkan dia di Surga Firdaus, Aku akan menyembuhkan dadanya dengan melihat-Ku sampai ia rela dan benar-benar rela!”
--Imam Al-Ghazali dalam kitab Al-Mahabbah wa asy-Syawq wa al-Uns wa ar-Ridha
Senin, Maret 06, 2017
Unknown
Bahtsul Masail
Senin, Maret 06, 2017
Unknown
Bahtsul Masail
Minggu, 05 Maret 2017
Setelah kejadian kemarin (Penolakan Ansor terhadap Penceramah Chalid Basalamah) muncul banyak isu dan berita baik di Media online dan sosial Media. Diantaranya Ansor membubarkan majlis ilmu, Ansor merusak masjid, gereja dijaga namun kegiatan ilmu sesama muslim dibubarkan dan banyak berita miring yang muncul.
_Sengaja atau tidak, namun inilah gaya mereka Dalam berdakwah_ menyebarkan berita yang tidak seebenarnya, mendramatisir bahkan kluar dari konteks kejadian dengan tujuan menjelekkan kelompok lain dan mengambil simpati.
Maka dari itu perlu ada klarifikasi dan kronologi kejadian.
1. Yang kita tolak bukanlah majlis ilmunya sebagai bukti ketika basalamah turun diganti ustadz lain kita tdk mempermasalahkan.
2. Saat forum mediasi oleh kapolresta antara MWC NU, Ansor, Panitia dan pengurus Masjid. Kapolresta meminta bukti rekaman / contoh ceramah Cholid Basalamah yang dianggap memprovaksi dan rentan menimbulkan konflik? Ansor sdah menyiapkan 3-video bagaimana Cholid Basalamah menelanjangi ajaran lain, menyalahkan aliran lain tanpa memahami duduk permasalah, mensyirikkan tampa perbandingan dalil, inilah yang kemudian kami anggap menjadi pokok persoalan.
Bukan perbedaan madzhabnya tapi bagaimana menghargai perbedaan. Ansor dan NU sdh terbiasa berbeda faham dengan muhammadiyah dan aliran lain yang seiman bahkan dengan agama lain namun tdk ada provokasi dan tetap hidup dngan rukun dan damai.
2. Ketika terjadi negoiasi dengan Kapolresta, panitia menyatakan bahwa yang ceramah bukan chalid basalamah melainkan cd rekaman. Inilah gaya mereka berbohong.
dan ketika kita mengetahui bahwa yang berceramah adalah asli Cholid Basalamah maka Ansor merasa dibohongi. Namun kita tetap sabar. Dan tetap pada koridor negoisasi dan percaya pada pihak kepolisian.
4. Namun Apa yang terjadi? berita yang beredar dimedia kita melakukan pembubaran dan bentrok bahkan merusak masjid.
Masyallah tidak ada satupun aset rumah Allah yang dirusak dan dikotori oleh Ansor Banser NU.
Justru.
5. Disaat situasi sdah tenang dan selesai karena ada kesepakatan MOU bahwa panitia akan menghentikan ceramah Cholid Basalamah serta tdk akan menaikkan mimbar lagi bahkan pengurus masjid tdk akan mengundangnya dikemudian hari. Situasi sdh tenang Ansor Banser mau pulang tiba tiba ada laporan bahwa: Ketua PAC Ansor tulangan dipukul jamaah pegajian. Dan pemukulnya sdh diamankan polisi. Ketua PAC atas nama Zaini tdk melawan bahkan di Mapolsek Gedangan Shbt. Zaini memaafkannya kerena islam yang diajarkan para pendiri NU adalah islam yang ramah. Atasnama ukhuwah islamiyah pelaku yang mengaku warga kamal dimaafkan.
6. Selain melakukan penolakan terhadap penceramah Cholid Basalamah, PC GP Ansor juga meminta untuk melakukan Tabayyun, berdialog dan berbagi ilmu dengan Cholid Basalamah tujuannya kita menjaga tradisi keilmuan sekaligus ingin menghilangkan kesalahfahaman namun permintaan ditengah negoisasi itu tidak kesampaian kerena kita konsentrasi atas hasil kesepakatan (MOU) untuk mendinginkan suasana dan mudah-mudahan kedepan Cita-Cita mempertemukan antara Cholid Basalamah dengan Kyai NU akan terselenggara.
Minggu 5 Maret 2017
*H. Riza Ali Faizin*
Ketua Ansor Cabang Sidoarjo
Minggu, Maret 05, 2017
Unknown
Kabar Trenggalek
Untuk mengurangi angka kecelakaan pelajar serta pemberian fasilitas pelajar untuk akses menuju sekolah Pemkab Trenggalek melaunching kendaraan bagi pelajar, Jum'at (2/3). Lounching ini dilakukan oleh Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak di Gedung Bhawarasa. Untuk sementara Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyediakan sembilan kendaraan untuk mengangkut para pelajar di Trenggalek.
Sembilan kendaraan ini terdiri dari 3 kendaraan jenis minibus milik pemerintah dan enam MPU yang dimaksimalkan fungsinya untuk hal ini. Sementara kendaraan untuk pelajar ini bisa mengcover 109 pelajar dahulu.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Sigid Agus Hari Basoeki, SH, M.Si. Dijelaskan olehnya "pertama kali ini, kita ingin mencoba sebuah sistem, bagaimana kita mencoba menerapkan angkutan pelajar gratis untuk awal, untuk mendapatkan penyikapan dari berbagai pihak untuk evaluasi kedepan," jelas Kadishub ini.
"Untuk awal ini Pemerintah baru bisa mengakomodir 109 siswa, bagi mereka yang datang dari Gandusari, Suruh, Tugu dan Bendungan. Kita menggunakan dua jenis kendaraan sesuai trayek MPU yang tersedia yaitu 6 kendaraan MPU dan tiga kendaraan milik Pemerintah," imbuhnya.
"Nanti pada saatnya akan sepenuhnya, sementara ini kita berdayakan MPU-MPU kita yang hampir kolaps. Kalau keberadaan MPU ini minim pasti akan kita back up dengan kendaraan dinas," ucapnya.
"Pelajar dari titik tersebut akan diantar kesekolah-sekolah yang dituju, dan kita utamakan bagi kelas VII dan kelas VIII."
"Sistem ini pastinya belum sempurna, sehingga akan terus kami perbaruhi kedepannya. diharapkan adanya himbauan dan saran dari masyarakat untuk menyempurnakan program ini."
Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak dalam launching tersebut menyampaikan, "kendaraan pelajar ini untuk mengurangi angka kecelakaan pelajar yang rangking kedua tertinggi di Trenggalek. Selain itu kendaraan pelajar ini ditujukan untuk menggeliakkan perekonomian rakyat termasuk juga dengan MPU yang mulai kolaps," jelas bupati.
"Dengan kendaraan pelajar ini siswa harus mau bangun pagi, karena kendaraan ini berangkat pukul 05.30 WIB, sedangkan pulangnya pukul 12.30 WIB. Pasalnya bila lewat jam tersebut pasti akan tertinggal karena pada jam itu kendaraan ini berangkat," imbuhnya.
Diharapkan oleh Bupati Emil Dardak, pelajar maupun sekolah bisa menyukseskan hal ini. Karena dengan program ini sukses, angka pelajar berkendara sendiri dapat ditekan. Dengan dibiarkan pelajar berkendara sendiri, sama halnya melepaskan ular ditengah Alun-alun atau di tempat keramaian. Bahaya bisa mengancam sewaktu – waktu, sehingga dengan tidak berkendara, bahaya yang mengancam dapat ditekan.”(Humas)
Sumber : http://humassetda.trenggalekkab.go.id/berita/maret/644-pemkab-trenggalek-launching-kendaraan-pelajar
Sabtu, 04 Maret 2017
Sabtu, Maret 04, 2017
Unknown
Kabar Trenggalek
JawaPos. com - Para orang tua dan siswa di Trenggalek harus bersabar. Niat pemerintah menyediakan layanan bus sekolah baru bisa dinikmati sekitar Mei mendatang. Dana untuk pengadaan kendaraan operasional pendidikan tersebut mencapai Rp 1,75 miliar.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kusprigianto menyatakan, pihaknya memang menganggarkan pengadaan bus sekolah tersebut dalam APBD 2017. Tujuannya, meminimalkan penggunaan kendaraan bermotor di kalangan pelajar.
Selain itu, kata dia, dengan adanya kendaraan sekolah, laka lantas yang melibatkan anak-anak sekolah bisa dicegah dan ditekan. ’’Diharapkan awal tahun pelajaran baru sudah bisa digunakan,’’ katanya.
Kuspri menjelaskan, dalam hal pengadaan kendaraan tersebut, dikpora menjadi pihak yang menganggarkan. Teknis pelaksanaan atau pengoperasian nanti ditangani dinas lain, yakni dinas perhubungan.
Anggaran Rp 1,75 miliar tersebut akan dirupakan empat unit kendaraan sejenis minibus. Untuk gambaran sementara, empat kendaraan itu nanti mengangkut anak sekolah dari tempat atau wilayah yang berbeda. Ada empat rute yang akan dilalui kendaraan sekolah tersebut, yakni Kecamatan Tugu, Gandusari, Durenan, dan Karangan, yang semua bertujuan akhir Trenggalek Kota.
’’Memang belum semua bisa diakomodir. Tetapi, minimal bisa mengurangi kerawanan kecelakaan pada pelajar,’’ terang dia.
Berdasar data kepolisian, terdapat 9.533 kasus pelanggaran lalu lintas pada 2016. Jumlah itu naik sekitar 5.388 kasus pelanggaran dari tahun sebelumnya (2015) yang hanya 4.145 kasus.
Ironisnya, pelanggar yang mendominasi adalah kelompok usia remaja atau pelajar. Yakni, pelanggaran tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) mencapai 5.098 kasus dan tidak menggunakan helm 1.028 kasus. (hai/rka/c5/diq)
Sumber: http://www.jawapos.com/read/2017/03/02/113427/kucurkan-rp-175-m-untuk-4-bus-sekolah
MUTIARA HIKMAH
“Ingatlah.. Allah selalu memberikan kelebihan dibalik kekurangan. Allah selalu memberikan Kekuatan dibalik kelemahan.”
“Ketika perjalanan hidup terasa MEMBOSANKAN. Maka Allah menyuruh kita untuk banyak BERSYUKUR.”
“Ketika kesedihan menjatuhkan AIR MATA Maka Allah meminta kita untuk berusaha TERSENYUM .”
“Kegagalan dalam hidup merupakan salah satu proses untuk menuju sukses.”


